pengibaratan sang penulis

Hujan kembali turun ke bumi berbulan-bulan tak ada perjumpaan. Membuat mereka terasa sesak, kutahu mereka saling merindu.
Kini aku iri, aku cemburu, aku ingin menjadi mereka saat kau menjadi hujan dan aku menjadi bumi.Hujan seakan menjadi mesin penenun waktu yang menjadi arus dan membawa diri menuju waktu-waktu lampau. Beberapa waktu silam ketika hujan, aku selalu membujukmu dengan manja agar kau mengizinkanku tenggelam bersama gemericik hujan. Tapi, kau tak pernah memberi izin dengan alasan nanti aku akan sakit setelah badanku yang mungil darimu dilumuri air hujan. Hujan semakin deras dan lama membuatku menjadi makin rindu. Kau yang selalu terbayang di pikiranku yang menjelma menjadi hujan.
Aku ingin dan berharap kau menjadi hujan datang menemuiku tiba-tiba. Memelukku dengan erat serta mengecup bibirku dan mengucapkan kata "jangan pergi lagi"
Aku berkhayal kau menjadi seperti hujan November ini. Terus turun menemani bumi, yang membuatku semakin cemburu dengan keromantisan mereka

Komentar